ads

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Kolonel Jusua Tinjau Bangunan Gereja Pengungsi




Tinjau: Ketua Panitia Pembangunan Gereja Relokasi Siosar Kolonel Inf Jusua Ginting S.IP didampingi elemen masyarakat ketika meninjaui progres bangunan.

@Fisik Bangunan Tahap 70 Persen

MetroPublika.com | Kolonel Inf Jusua Ginting S.IP selaku Ketua Panitia Pembangunan Gereja GBKP Siosar bersama elemen masyarakat meninjau fisik bangunan gereja serangkaian dengan rumah pendeta, Jumat (18/9) di relokasi pengungsi Sinabung Desa Siosar Kecamatan Merek, Karo, Sumut. Progres bangunan gagasan Mabes TNI tersebut telah ditahap 70 persen.

Dikatakan Jusua, setelah menelisik fisik, beliau menyatakan bahwa perkembangan 2 unit bangunan ibadah itu sudah tahap 70 persen. Menurutnya, perbandingan kondisi fisik dan masa waktu pengerjaan masih dalam kategori balance. Selain itu,kata Jusua, bentuk dan kualitas material juga dinilai telah sinkron dengan sket konstruksi fisik sesuai konsep awal.

Disinggung target selesai, figur Pamen yang sehari-harinya bertugas sebagai Staf Ahli Pangdam I/BB Bidang Sistem Pertahanan Negara (Sishanneg) itu menyatakan bahwa pihaknya berupaya semaksimal mungkin memenuhi target finish bangunan pada Oktober 2015 sesuai pernyataan yang dicuatkan pada acara peletakan batu pertama lima bulan lalu.

Progres fisik saat ini dinyatakan sudah kategori efektif menempuh target masa selesai. Namun, mengingat kondisi cuaca awan yang cendrung berpotensi hujan akhir-akhir ini dinilai menjadi faktor melesetnya target masa pengerjaan . Walau target oktober melenceng, beber Jusua, setidaknya target sebagai tempat ibadah Natal bersama sudah dipastikan clear .

Disinggung soal keberadaannya serta sumber dana bangunan, figur TNI asal Karo dari salah satu Desa terdampak erupsi sinabung itu menyatakan bahwa keterlibatannya dalam aksi sosial tersebut merupakan implementasi pengabdian sesuai misi khsusus yang digagas Mabes TNI. Terkait sumber dana dinyatakan bentuk pribadi TNI dan warga yang peduli.

“Pelaksanaan misi kemanusiaan ini merupakan tugas pengabdian berazaskan metode kami istilah Pembinaan Terotorial yang digagas Mabes TNI. Bagi saya, tugas seperti ini sangatlah mulia, karena nilai suatu pengabdian itu lebih dari segalanya. Soal pengumpulan dana, itu merupakan konsep Mabes TNI yang melibatkan berbagai kalangan yang turut peduli.

Dalam kesempatan ini juga, saya mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi segala partisipasi pihak masyarakat baik segi materi, pikiran dan waktu yang muaranya demi kelancaran misi sosial ini. Walau saya tidak dapat menyebut nama dan kumpulan pendukung tersebut, tapi saya yakin , ketulusan itu akan dibalas satu persatu oleh sang pencipta,” tutup ginting.

Amatan wartawan, Jumat (18/9) di relokasi siosar, peninjauan progres bangunan oleh Kolonel Inf Jusua Ginting S.IP turut didampingi Ketua Mamre Sektor 1d Runggun GBKP Asrama Kodim Kabanjahe Singgalang Leroy Ginting, Ketua PC LSM KCBI Kab Karo Rudi Surbakti Aktivis LSM PEKKAN-RI Bangun S Spr dan sejumlah wartawan liputan Karo.

Saat mengamati kondisi bangunan yang membutuhkan dana senilai Rp. 3 Milyar  di siosar, Ketua Mamre Sektor 1d GBKP Jln Nabung Surbakti Kabanjahe Singgalang Leroy Ginting mengaku salut dan bangga akan misi yang digagas Mabes TNI. Sebelumnya, Leroy menduga bahwa dana bangunan tergolong gereja ‘raksasa’itu diadopsi dari anggaran APBN.

“Ini suatu misi yang luar biasa dan sudah pantas jadi acuan untuk instistusi lainnya. Perencanaan aksi sosial ini sangat tepat sasaran dan cukup sempurna, karena peran pihak keagamaan selalu muncul terdepan dalam menetralisir kondisi manusia disaat mengalami bentuk duka yang berpotensi mengganggu ketenangan jiwa,” tuturnya. (sp-01/mp)

Tinjau: Ketua Panitia Pembangunan Gereja Relokasi Siosar Kolonel Inf Jusua Ginting S.IP didampingi elemen masyarakat ketika meninja...

Honor 19 Kades di Karo Bakal Cair


MetroPublika.com | Pembayaran honor 19 Kepala Desa beserta perangkatnya di Kabupaten Karo, Sumut T.A 2014 yang tertunda bakal dicairkan.

Tertundanya pembayaran honor bagi pamong desa itu sebelumnya terungkap dari pengakuan Kepala Desa Tiganderket Kesukanta Ginting, Kades Temburun Nalsi Singarimbun, Kades Kutambaru Hardi Singarimbun dan Kepala Desa Mardingding Johan Sitepu dari Kecamatan Tiganderket.

“Tinggal menunggu pengesahan RPAPBD yang sedang dibahas di legislatif, honor perangkat desa itu sudah dapat dicairkan,” ujar Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Susi Iswara Bangun saat ditemui MetroPublika.com, Senin 28 September 2015 pukul 14.20 Wib diruang kerjanya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan & Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Karo Sadarta Bukit SE Msi, Senin 28 September 2015 pukul 18.30 Wib. “Uang itu sudah ada. Dalam dana transfer tersebut juga terdapat penghasilan tetap bagi kepala dan perangkat desa, maka harus menjadi prioritas sehingga pembangunan di desa tidak terhambat,” ujarnya.

“Prosesnya saat ini tinggal menunggu tahapan evaluasi dari Gubsu dan kita upayakan sudah clear Oktober nanti,” ujarnya singkat. (ps-01/mp)

MetroPublika.com | Pembayaran honor 19 Kepala Desa beserta perangkatnya di Kabupaten Karo, Sumut T.A 2014 yang tertunda bakal dicairkan. ...

Muspika Berastagi Teken MoU Berantas Judi dan Narkoba

Muspika Berastagi Teken MoU Berantas Judi dan Narkoba
Penanda tanganan MoU Dikantor Camat Berastagi (10/3/2015). | Wahyu Hidayat.

HARIAN SUMUT | Berastagi- Untuk meminimalisir peredaran judi togel, jackpot dan narkoba yang semakin mengkhawatirkan, membuat seluruh jajaran Muspika Berastagi menandatangi MoU tentang pemberantasan judi dan narkoba di Kantor Camat Berastagi, Selasa (10/3).

Camat Berastagi Mirton Ketaren menghimbau kepada semua tokoh agar menyatukan komitmen guna pemberantasan judi, narkoba yang semakin marak dan telah menjadi ancaman serius bagi seluruh warga Kec. Berastagi.

"Saya harap semua tokoh berkordinasi, agar terciptanya keamanan, kenyamanan dan keindahan. Hal itu dapat terealisasi melalui pentingnya peran kita untuk pemberantasan judi dan narkoba yang semakin mengkhawatirkan saat ini," kata Mirton Ketaren.

Disamping itu, lanjut Mirton, keindahan dan kebersihan Kota Berastagi juga harus menjadi prioritas utama. Sehingga, tugas mulia para pekerja pengangkut sampah dari Dinas Kebersihan Dan Pertamanan Kab. Karo harus lebih pro aktif. mengingat Kota Berastagi adalah tujuan wisata.

"Saya juga menghimbau agar petugas Dinas Kebersihan lebih giat lagi untuk pengangkutan sampah-sampah dikota Berastagi. Terlebih dalam waktu dekat akan diselenggarakan event Akbar pesta mejuah-juahm," ujarnya.

Menyikapi persoalan mengenai judi dan narkoba, Kapolsekta Berastagi Kompol Juben MS. Sagala, mengemukakan pendapatnya jika pihaknya tidak akan mampu mengatasi persoalan judi, narkoba apabila masyarakat tidak mendukung.

Moment penandatangan MoU ini harus kita dukung bersama. Dalam kesempatan ini saya berharap, seluruh jajaran Muspika juga element masyarakat tetap membantu agar MoU yang kita sepakati dapat terlaksana dengan baik. Karena pemberantasan judi, narkoba tetap menjadi prioritas kami pihak kepolisian," kata Juben Sagala.

Danramil 03/TK, Kapten Inf. B Tambunan mengatakan bahwa Nota kesepahaman (MoU) yang  telah dibuat merupakan terobosan positif. "Ini merupakan event bagus, karena Judi dan narkoba itu merusak generasi bangsa. Bukan hanya merugikan diri sendiri tapi juga meresahkan ditengah-tengah masyarakat," ujarnya.

Adapun bunyi MoU yang disepakati dan ditanda tangani seluruh Muspika, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat, Agama, HMKI dan LSM sebagai berikut. 1. Melarang perjudian dan narkoba, 2. Memberantas Judi dan narkoba, 3. Melarang keras praktek perjudian dan pengedaran narkoba, 4. Melapor pada pihak yang berwenang bila ada Judi dan narkoba, 5. Menindak secara hukum yang berlaku.

Penandatangan nota kesepaham itu turut juga dihadiri seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Berastagi, Dishub, DKP, Satpol PP dan pihak Dinas Perijinan Kab. Karo. (wahyu hidayat)

Penanda tanganan MoU Dikantor Camat Berastagi (10/3/2015). | Wahyu Hidayat. HARIAN SUMUT | Berastagi- Untuk meminimalisir peredaran judi to...

Ribuan Jemaat GBKP Hadiri KKI dan Opera Zending di Open Stage Berastagi

Kapolres Karo : Kami Mendukung Saat Perayaan Jubileum 125 Tahun di Lapangan Samura Kabanjahe.

Ribuan Jemaat GBKP Hadiri KKI dan Opera Zending di Open Stage Berastagi
Pdt. Judika Sihaloho menyampaikan khotbah dalam acara KKI Pra Jubelium 125 Tahun GBKP yang dihadiri ribuan jemaat, Sabtu (7/3) di Open Stage Berastagi. | Dok.


HARIAN SUMUT | Berastagi- Ribuan jemaat GBKP hadiri Kebaktian Kebangunan Iman (KKI) dan pagelaran opera Zending dalam rangka Pra Sidang Sinode dan Jubileum 125 Tahun GBKP. Penampilan Johanes Rizki Tambunan atau Jojo jawara Indonesia Idol Jr membuat suasana semakin meriah dan antusias jemaat tetap setia bernyanyi dan mendegarkan khotbah Pdt Judika Sihaloho dari Jakarta, Sabtu (7/3) di Open Stage Taman Mejuah-juah Berastagi, Karo.

Pdt Judika Sihalo dalam pesan khotbahnya memberikan motivasi kepada seluruh korban bencana Sibanung. Meletusnya Sinabung sejak tahun 2010 lalu jangan dipikir hanya sebuah ancaman, namun itu adalah sebuah pendidikannya Tuhan, itu adalah kurikulumnya Tuhan yang kita tidak tahu berapa semester itu akan berakhir. Ingat, gunung Sinabung meletus bukanlah sebuah malapetaka akan tetapi itu sebuah pendidikan. Dalam Roma 8:28 dikatakan bahwa Allah turut bekerja dalam segala hal untuk mendatangkan kebaikan bagi kita. Walaupun gunung meletus tapi kita masih diberi kehidupan, itu adalah sebuah pendidikan, karakter kita sedang digosok oleh Tuhan agar lebih cemerlang dan kita dapat menjadi sosok yang layak dihadapan Tuhan.

Biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang tapi Kasih setia Tuhan tetap beserta kita. Ini benar-benar fakta walau bangsa Israel yang sungut-sungut atau tegar tengkuk, entah  berapa kali bangsa Israel menghianati Tuhan akan tetapi pemeliharaan Tuhan sungguh luar biasa, demikian juga kasih setia Tuhan tetap akan menyertai rakyat Tanah Karo secara khusus bagi korban Sinabung, jangan ragu, kata Judika Sihaloho kepada ribuan jemaat yang memadati open stage Berastagi.

Pada kesempatan itu jawara Idol Jr, Jojo juga hadir bersama orangtuanya menyapa pendukungnya seraya mengucapkan terimakasih atas dukungan warga Tanah Karo yang ikut menghantar Jojo dari babak penyisihan hingga grand final. Kehadiran Jojo, membuat suasana semakin meriah, hingga puluhan kaum muda mendekat ke depan panggung untuk mengabadikan penampilan Jojo yang langsung membawakan 3 lagu berturut bersama “Parna Kids”.

Dukung Perayaan Jubileum 125 Tahun
Kapolres Karo, AKBP Viktor Togi Tambunan turut hadir
dalam acara KKI dan Opera Zending di Open Stage Berastagi.


Kapolres Tanah Karo, AKBP Viktor Togi Tambunan dalam sambutannya mengatakan bahwa pihaknya siap akan mendukung pelaksanaan Jubileum 125 Tahun GBKP yang akan dilaksanakan secara besar-besaran nanti di lapangan Samura Kabanjahe.

"Berapapun orang yang datang ke Kabanjahe nanti dalam perayaan jubelium tersebut, kami yakin acara tersebut dapat berjalan lancar dan aman," katanya.

Disamping itu Kapolres juga mengulangi beberapa bagian khotbah yang disampaikan Pdt Judika Sihaloho terlebih-lebih kaitan dengan persoalan narkoba, judi dan HIV/AIDS. Ada image dari orang luar bahwa Karo ini tempat judi, narkoba, tempatnya HIV/AIDS. Namun, dirinya tidak sependapat dengan hal itu.

"Kalau judi dan narkoba mungkin iya, tapi kalau HIV AIDS nanti dulu. Kita harus satu persepsi yang sama bahwa 550 orang yang diduga terkena di Tanah karo, kurang lebih 300 sudah meninggal dunia. Kita jangan mau dikatakan kalau Tanah Karo tempatnya HIV yang paling tinggi, ternyata tidak benar. Orang-orang sakit dari luar sana datang berobat ke Tanah Karo dan namanya tercatat dari Tanah Karo, sesungguhnya kita tidak yang seburuk itu. Hal itu merupakan hasil penelitian pihak kesehatan," ujarnya.

Malam harinya seusai acara KKI, juga dilakukan pagelaran opera Zending karya sutradara muda Joey Bangun yang bercerita sejarah masuknya berita Injil yang diawali oleh missionaris Zending Belanda di Buluh Awar hingga ke Tanah Karo. Kehidupan missionaris dalam memperkenalkan Injil bagi orang Karo saat itu sangat sulit, untuk itu Pdt. H.C. Kruyt banyak mengalami masalah  begitu pula dengan missionaris lainnya. Pementasan yang berdurasi 2 jam itu, dibalut dengan tata cahaya dan panggung yang sudah dikoleksi dengan berbagai latar belakang kehidupan masa lalu.

Plt Ketua Umum Moderamen, Pdt Erik Jhonson Barus, D.Th  dalam sambutannya mengatakan bahwa acara pra jubileum ini merupakan rangkaian kegiatan menyambut Sidang Sinode GBKP XXXV tanggal 11-18 April 2015 mendatang di RC Sukamakmur dan perayaan Jubileum 125 Tahun di Lapangan Samura Kabanjahe.

Pada kesempatan  itu Joey Bangun juga menyerahkan kenang-kenangan katalog opera zending beserta buku cerita zending untuk inventaris  yang  diterima langsung Pdt Erik Jhonson Barus DTh. (ber/rs)

Kapolres Karo : Kami Mendukung Saat Perayaan Jubileum 125 Tahun di Lapangan Samura Kabanjahe . Pdt. Judika Sihaloho menyampaikan khotbah dal...

Keberadaan Tumpukan Sampah Tebar Aroma Busuk di Kota Berastagi

Tumpukan Sampah Tebar Aroma Busuk di Kota Berastagi
Sampah dibiarkan menumpuk di Jalan Perniagaan, Berastagi. | Wahyu Hidayat.

HARIAN SUMUT | Berastagi- Tumpukan sampah di sekitar Jalan Perniagaan dan Jalan Penghubung, Pusat Pasar Kota Berastagi saban hari kian menebar aroma busuk yang dipastikan bakal berdampak bagi kesehatan masyarakat sekitar.

Pasalnya, tumpukan sampah yang semestinya diangkut setiap hari, kini malah dibiarkan hingga meluber dan berceceran di badan jalan. Sementara petugas dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Karo jarang terlihat beroperasi.

“Saya tidak tahu kenapa akhir-akhir ini proses pengangkutan sampah jarang kelihatan. Padahal, seminggu yang lalu masih rutin setiap pagi truk pengangkut sampah beroperasi,” ungkap Dimas (19) pedagang Pusat Pasar Berastagi kepada HarianSumut.com, Senin (9/3).

“Bupati harus menindak tegas terhadap instansi yang dibawahinya. Kalau tidak, bisa tercoreng nama Bupati akibat kinerja Dinas Kebersihan yang tidak tanggap. Bisa di bilang Berastagi ini kan gerbangnya wisata Kab. Karo, udah seharusnya ada perhatian lebih soal kebersihannya,” kata Dimas.

Imbas menumpuknya sampah dari TPS hingga berceceran ke badan jalan membuat warga disekitar lingkungan Pusat Pasar Kota Berastagi harus terbiasa menghirup aroma busuk.

“Kami khawatir bila tidak segera ditangani, maka akan berdampak penyakit pada warga. Sebab, banyaknya sampah yang busuk termasuk sampah ikan, daging dan lain-lain membuat dagangan kami banyak dikerumuni lalat,” tutur Mila (39).

Sementara, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kab. Karo, Candra Tarigan, ST ketika ditemui, Senin (9/3) sekira pukul 14.30 Wib tidak berada diruang kerjanya. Begitu pula ketika di konfirmasi melalui selulernya tidak dapat terhubung.

Beberapa pegawai di Dinas Kebersihan dan Pertamanan yang ditemui mengaku, sejak Candra Tarigan menjabat Kadis Kebersihan dan Pertamanan, mantan Kadis PUD Karo itu seakan enggan menjalin komunikasi kepada pegawai yang ada disana. (wahyu hidayat)

Sampah dibiarkan menumpuk di Jalan Perniagaan, Berastagi. | Wahyu Hidayat. HARIAN SUMUT | Berastagi- Tumpukan sampah di sekitar Jalan Perni...

Olahraga Renang Bermanfaat Bagi Kesehatan



Renang Jenis Olahraga Bermanfaat Bagi Kesehatan


HARIAN SUMUT- Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang mampu meningkatkan kesehatan seseorang yang juga merupakan olahraga tanpa gaya gravitasi bumi (non weight barring). Berenang terbilang minim risiko cedera fisik, karena saat berenang seluruh berat badan ditahan oleh air atau mengapung. Selain itu berenang merupakan olahraga yang paling dianjurkan bagi mereka yang kelebihan berat badan (obesitas), ibu hamil dan penderita gangguan persendian tulang atau arthritis. Berenang memiliki banyak manfaat yang dapat dirasakan apabila kita melakukannya secara benar dan rutin, manfaat tersebut antara lain :

1.    Membentuk otot
Saat berenang, kita menggerakkan hampir keseluruhan otot-otot pada tubuh, mulai dari kepala, leher, anggota gerak atas, dada, perut, punggung, pinggang, anggota gerak bawah, dan telapak kaki. Saat bergerak di dalam air, tubuh mengeluarkan energi lebih besar karena harus ‘melawan’ massa air yang mampu menguatkan dan melenturkan otot-otot tubuh.

2.    Meningkatkan kemampuan fungsi jantung dan paru-paru
Gerakan mendorong dan menendang air dengan anggota tubuh terutama tangan dan kaki, dapat memacu aliran darah ke jantung, pembuluh darah, dan paru-paru. Artinya, berenang dapat dikategorikan sebagai latihan aerobik dalam air.

3.    Menambah tinggi badan

Berenang secara baik dan benar akan membuat tubuh tumbuh lebih tinggi (bagi yang masih dalam pertumbuhan tentunya).

4.    Melatih pernafasan
Sangat dianjurkan bagi orang yg terkena penyakit asma untuk berenang karena sistem crdiovaskular dan pernafasan dapat menjadi kuat. Penapasan kita menjadi lebih sehat, lancar, dan bisa pernafasan menjadi lebih panjang.

5.    Membakar kalori lebih banyak
Saat berenang, tubuh akan terasa lebih berat bergerak di dalam air. Otomatis energi yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi, sehingga dapat secara efektif membakar sekitar 24% kalori tubuh.

6.    Self safety
Dengan berenang kita tidak perlu khawatir apabila suatu saat mengalami hal-hal yang tidak diinginkan khususnya yang berhubungan dengan air (jatuh ke laut, dll).

7.    Menghilangkan stres
Secara psikologis, berenang juga dapat membuat hati dan pikiran lebih relaks. Gerakan berenang yang dilakukan dengan santai dan perlahan, mampu meningkatkan hormon endorfin dalam otak. Suasana hati jadi sejuk, pikiran lebih adem, badan pun bebas gerah.

Sebelum berenang, agar tubuh tidak ‘kaget’, dianjurkan melakukan gerakan pemanasan untuk mencegah kram otot sekaligus juga berfungsi untuk meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung secara bertahap dan juga lakukan pendinginan setelah selesai berenang agar suhu tubuh dan detak jantung tidak menurun secara drastis dengan cara berenang perlahan-lahan selama 5 menit.

Untuk pemanasan dapat dimulai dengan melakukan gerakan-gerakan ringan, seperti mengayunkan tangan dan kaki atau berjalan-jalan di sekitar kolam renang selama 10-15 menit. Lalu secara bertahap mulailah dengan satu putaran menyeberangi kolam, lalu istirahatlah selama 30 detik beberapa kali dan puncaknya berenang selama 20-40 menit tanpa henti. Setelah beberapa minggu, latihan bisa ditingkatkan. Sebaiknya, berganti-ganti gaya renang supaya semua otot terlatih.

Satu-satunya ‘kekurangan’ dari jenis olahraga ini adalah ternyata kurang menguntungkan bagi kesehatan tulang. Ketiadaan gaya gravitasi bumi saat berenang justru berpengaruh buruk pada massa tulang. Untuk mengatasinya, Anda dapat menyelinginya dengan olahraga lain, seperti joging, berjalan kaki, atau bersepeda. (hs/net)

Sumber : http://mediaonlinenews.com

HARIAN SUMUT- Berenang adalah salah satu jenis olahraga yang mampu meningkatkan kesehatan seseorang yang juga merupakan olahraga tanpa gaya...

Janji PLN Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Tiga Bulan ke Depan

Janji PLN Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Tiga Bulan ke Depan


HARIAN SUMUT | Jakarta– PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berjanji tak akan menaikkan tarif listrik dalam tiga bulan ke depan. Meskipun, pihaknya menyatakan memiliki tekanan dari menguatnya dolar Amerika Serikat (AS).

“Menurut saya, tiga bulan ke depan kita belum (ada) rencana naikkan tarif listrik. Saya bingung siapa (yang) sampaikan kenaikan itu,” ungkap Direktur Utama PLN Sofyan Basir di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Sabtu (7/3/2015).

Sofyan menuturkan, saat ini pihaknya tengah mengalami sedikit masalah tarif karena melemahnya Rupiah dan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Namun, dirinya mengungkapkan belum ada pemikiran untuk menaikkan tarif.

“Justru kami pikir bagaimana tarif industri ini kita turunkan perlahan-lahan supaya animo para pengusaha dan investor bisa lakukan perluasan. Kan tujuannya untuk pekerjaan, pengangguran dikurangi,” kata dia.

Akibat dari melemahnya kurs Rupiah, Sofyan menuturkan bahwa ada tekanan sebesar Rp1,3 triliun. Karena itu, PLN perlu melakukan efisiensi demi menekan biaya tersebut.

“Ada akibat Rp1,3 triliun dari kurs dalam empat sampai lima bulan. Kami coba melakukan efisiensi dengan mengganti diesel, yakni BBM dengan gas. Lalu, PLTU yang belum maksimum kapasitasnya itu kita tingkatkan,” ucap dia. (hs/net)

HARIAN SUMUT | Jakarta– PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berjanji tak akan menaikkan tarif listrik dalam tiga bulan ke depan. Meskipun, p...

Kematian Perwira Ginting Dinilai Janggal, Kuburan Seniman Karo Itu di Bongkar Untuk Autopsi

Kematian Perwira Ginting Dinilai Janggal, Kuburan Seniman Karo Itu di Bongkar Untuk Autopsi
Prosesi pembongkaran makam seniman Karo, Perwira Ginting didesa Gamber
Kec. Simpang Empat Kab. Karo, Sabtu (7/3/2015).


HARIAN SUMUT | Tanah Karo- Kematian salah seorang seniman Karo, Perwira Ginting Munthe (55), Senin 23 Desember 2014 silam yang disebut – sebut bunuh diri, dinilai janggal oleh pihak keluarga.

Keluarga yang merasa curiga akhirnya melaporkan hal tersebut ke Mapolda Sumut dengan nomor LP/1451/XII/2014/SPKT I, Tertanggal 30 Desember 2014, pelapor Tindik Sitepu (85) warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo.

Pihak keluarga menduga ada penyebab lain dari kematian Perwira Ginting Munthe di rumahnya Desa Sudiarjo, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat.

Guna pengusutan lanjut atas kejanggalan kasus tersebut, tim kedokteran forensik Polda Sumut di pandu dua orang dokter ahli forensik, Dr. Surjit Singh, SpF dan Dr. H. Mistar Ritonga, SpF melakukan autopsi terhadap jenazah produser lagu “Biring Manggis” itu di lokasi pemakaman di Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sabtu (7/3) sekira pukul 11.00 Wib.

Amatan wartawan saat autopsi berlangsung, tampak kerumunan warga desa setempat dan pihak keluarga memadati lokasi pemakaman. Setelah makam korban dibongkar dan dilakukan pengangkatan terhadap jenazah, tim forensik langsung melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang dikawal ketat oleh pihak kepolisian Polres Langkat, Polsek Kuala Langkat, dan Polsek Simpang Empat Kabupaten Karo.

Ahli forensik, Dr. Surjit Singh, SpF saat dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan usai melakukan proses autopsi selama beberapa jam mengatakan, pihaknya belum dapat memberi keterangan terkait hasil autopsi.

“Kita tunggu hasil autopsi jenazahnya, karena masih dalam proses. Setelah nantinya hasil di peroleh, kita akan serahkan ke pihak kepolisian,” ujar Surjit singkat.

Sementara, adik ipar korban kepada sejumlah awak media mengatakan, dilakukannya autopsi terhadap jenazah korban karena pihaknya menduga kematian korban tidak wajar. Karena, katanya, saat jasad korban pertama kali ditemukan, terdapat luka diantaranya, luka sayat pada pergelangan tangan kiri dan kaki kiri, luka memar pada dada, dan luka tusuk pada pundak korban.

Dikatakan, Perwira Ginting Munthe pertama kali ditemukan tewas oleh temannya, Sabariah Br Ginting di rumahnya Desa Sudiarjo, Kecamatan Serapit, Kabupaten Langkat. Saat ditemukan, korban terikat kain sarung pada bagian leher di tangga rumah. (con/hs)

Prosesi pembongkaran makam seniman Karo, Perwira Ginting didesa Gamber Kec. Simpang Empat Kab. Karo, Sabtu (7/3/2015). HARIAN SUMUT | Tanah ...

Ka. Satker SPAM- MBR, Sahta Bangun : Pengadaan Lahan Tanggung Jawab Pemkab Karo

Ka. Satker SPAM- MBR, Sahta Bangun : Pengadaan Lahan Tanggung Jawab Pemkab Karo


HARIAN SUMUT | Tanah Karo- Tidak ada gading tidak retak, begitu pula dengan kebijakan. Disaat kebijakan Kepala Daerah menyerempet hukum, maka pembantu sekitarnya pun akan berdalih dan saling lempar tanggung jawab. [baca :Pemberian Izin di Kawasan Hutan, Kepala Bappeda Sebut Peran Bupati Karo]

Pengadaan lahan untuk pengerjaan proyek Pipanisasi dari Kementerian PU Cipta Karya bidang pengolahan air minum senilai 17 Milyar dana APBN 2014 didesa Lau Riman Kec. Tigapanah Kab. Karo menurut Kepala Satuan Kerja (Ka. Satker) Provinsi Sumut, Sahta Bangun mutlak tanggung jawab Pemkab Karo.

“Adanya proyek itu berkat usulan dari Pemkab Karo, kita hanya mempasilitasi. Mengenai lahan yang menuai persoalan itu tanggung jawab mereka. Kalau persoalan antara Pemkab dengan masyarakat Kuta Mbelin tidak tuntas dapat dipastikan akan berimbas pada penyelesaian proyek itu, yang rugi tentunya masyarakat,” ujarnya ketika dikonfirmasi HarianSumut.com.

Catatan Investigasi HarianSumut.com, mencuatnya kasus penyalahgunaan wewenang dalam penyediaan lahan untuk pengerjaan proyek Pipanisasi dari Kementerian PU Cipta Karya bidang pengolahan air minum senilai 17 Milyar dari APBN 2014 didesa Lau Riman berawal dari adanya keberatan warga masyarakat Desa Kuta Mbelin Kec. Tigapanah Kab. Karo atas penyerobotan sumber mata air. [baca :Bupati Karo Terancam Pidana Kangkangi UU No. 41 Tahun 1999]

Bupati Karo Terkelin Brahmana, SH dituding melakukan pelanggaran UU RI Nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan sebagaimana diatur dalam Pasal 50 ayat 1, 2 dan 3 terkait keberadaan PT. IBP mengerjakan pemasangan pipa air minum berada di kawasan hutan lindung Desa Lau Riman. (sempurna)

HARIAN SUMUT | Tanah Karo- Tidak ada gading tidak retak, begitu pula dengan kebijakan. Disaat kebijakan Kepala Daerah menyerempet hukum, ma...

⬆
Top