![]() | |
| (Ilustrasi/dok) |
Kali Ini hariansumut akan menganalisa dengan mencoba menjadi orang netral, Jika Indonesia perang melawan malaysia. Seperti kebanyakan kami lihat di forum forum, sangat banyak berjuta juta artikel jika indonesia perang melawan malaysia.
Perbandingan kekuatan militer indonesia vs malysia Seperti yang kita ketahui, kekuatan militer Indonesia memang lebih kuat dibandingkan dengan kekuatan militer malaysia, jadi jika berperang satu lawan satu, kemungkinan Indonesia menang 90%. Namun kenyataannya tidak sedemikian, Harus kita tau Malaysia adalah anggota aliansi Five Power Defence Arrangements (FPDA) bersama dengan Singapura, Selandia Baru, Australia, dan Inggris.
Jika indonesia berperang melawan salah satu negara dari FPDA, berarti negara yang lainnya akan ikut membantu. Tidak Hanya itu saja. Ancaman yang lebih besar lagi dari Inggris, yang merupakan anggota Pasukan pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang juga punya klausul sama. Belum lagi ancaman muncul dari Amerika Serikat (Ayah kandung Inggris) yang merupakan negara terkuat di dunia saat ini. Lebih dari itu AS juga bisa mengendalikan PBB.
Bagaimana dengan indonesia ? Indonesia boleh saja mempunyai semangat yang tinggi dan berapi api, Tapi itu tidaklah cukup mampu untuk menandinginya. Seperti yang kita ketahui bahwa persenjataan indonesia tidaklah secanggih negara negara sekutu. Bahkan mereka mungkin mengatakan "Tidak perlu menembak pesawat indonesia, ntar juga jatuh dengan sendirinya.."
Lalu negara mana yang akan membantu Indonesia ?
Negara-negara Arab ? saya rasa tidak mungkin (kecuali Iran 51%) sebab malaysia juga negara muslim,
Lalu siapa..? menurut hariansumut, negara yang paling mungkin membantu indonesia adalah Rusia, karena kita memang punya hubungan cukup baik dengan Rusia, selain itu negara yang juga mungkin membantu indonesia adalah China Dan Korea Utara.
Berdasarkan analisa-analisa diatas kita bisa simpulkan bahwa secara jumlah dan kualitas Malaysia jauh unggul dari Indonesia. Faktor lain yang juga mempengaruhi kemenangan adalah strategi perang. Selain itu juga ada Faktor nasib dan keberuntungan, dan yang terkuat adalah kekuatan Tuhan. Tak ada yang tidak mungkin, Satu orang Prajurit pun dapat membunuh Raja. Keadaan di lapangan tidak sepenuhnya sama dengan perkiraan, Lihatlah Sepak Bola, Tim Terkuat Di Dunia pun bisa kalah dengan tim yang dikatakan lemah..
Jadi siapa yang menang ? kalian bisa menyimpulkan sendiri....
LEBIH DARI MASALAH SIAPA YANG MENANG DAN SIAPA YANG KALAH ADA YANG JAUH LEBIH PENTING LAGI !
Kebanyakan kita hanya berfikir pendek, jika kita menang apa yang akan kita dapatkan ? jawabannya adalah "kehancuran". Kita tidak perlu bicara jika kalah. hariansumut akan mencoba menganalisa apa yang akan didapatkan negara pemenang perang.
Biaya perang Itu sangat Banyak, Demi Suatu pujian bahwa "kita lebih kuat dan kita menang " kita sampai rela manghabiskan uang triliunan, belum lagi banyaknyawa melayang, bangunan hancur dan lainnya.
Selesai berperang dan akhirnya menang, apa yang kita dapati ? mungkin kita akan melihat mayat kedua orang kita, rumah hancur darah dimana-mana. Pemerintah juga harus membangun lagi negara yang telah hancur, biayanya berapa ? Utang semakin menumpuk, perekonomian hancur dan banyak lagi hal hal mengerikan yang akan kita dapatkan, yang menang saja seperti itu! Bagaimana kalau kita kalah ? mungkin tidak terbayangkan bagaimana.
Selama Ini, jika melihat berita jika martabat negara tercinta kita ini dilecehkan, hal pertama yang muncul dalam pikiran saya adalah "PERANG". kata itu mudah sekali di ucapkan, satu kata itu hanya akan menimbulkan kebencian..masih banyak cara menyelesaikan masalah selain "perang". Itu tergantung bagaimana pemerintah kita saja..
Saya sekedar mengingatkan, janganlah kita mudah terprovokasi oleh oknum-oknum yang berpikir sempit, cobalah berpikir lebih pintar. Gantilah kata "Perang" di otak kita dengan kata "DAMAI". (RS)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar