
(ilustrasi)
HARIAN SUMUT - Gunung berapi adalah salah satu aset yang ada di bumi ini yang bisa memberikan panorama indah bagi siapa yang melihatnya.
Struktur gunung bisa sangat indah, namun bisa juga sangat berbahaya bagi manusia, Baik alira larva (lahar) yang keluar dari perut gunung atau pun debu vulkanik yang sangat berbahaya bagi manusia. Satu gunung berapi yang meletus, dapat memberikan dampak yang sangat berbahaya bagi manusia, namun bagaimanakah jika semua gunung berapi meletus secara bersamaan?
Meski belum pernah terjadi, Parv Sethi ahli Geologi dari Radford University di Virginia, Amerika Serikat, membayangkan bila semua gunung berapi yang terdapat di Bumi ini serentak meletus. Ia mengatakan bahwa Bumi akan dilanda letusan dengan kekuatan yang melebihi nuklir sehingga menghasilkan efek domino.
Setidaknya di dunia ini masih ada 1500 lebih gunung berapi aktif, dan itu belum termasuk gunung yang berada di bawah danau atau laut, salah satunya adalah danau toba yang masih belum jelas keberadaannya gunung aktif atau tidaknya. Pada saat ini setidaknya ada 20-30 gunung berapi yang meletus setiap harinya,
"Hal buruk akan terjadi dimana kita tidak bisa lagi bertahan hidup di Bumi dengan keadaan seperti itu," ujarnya seperti dilansir dari apakabardunia.com
Diketahui ada tiga bahaya yang bisa saja terjadi jika gunung berapi meletus, yaitu lahar, gas, dan abu vulkanik.
Sethi melanjutkan, langit-langit akan diselimuti lapisan abu tebal dari gunung berapi yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Hal ini akan menghalangi pancaran sinar matahari untuk masuk ke daratan.
"Planet ini akan gelap, menghancurkan fotosintesis, panen, dan suhu yang turun secara drastis karena awan abu tersebut akan bertahan sekitar 10 tahun di atmosfer," ungkap dia.
Selain itu, Sethi memprediksikan akan terjadinya hujan asam yang dapat membunuh semua tanaman, dimana hujan tersebut berasal dari gas vulkanik seperti asam klorida, hidrogen fluorida, hidrogen sulfida, dan belerang dioksida yang memicu hujan asam saat gas vulkanik berada di atmosfer.
"Hujan asam akan mencemari air tanah dan permukaan laut. Lautan samudera yang terkena asam akan membunuh makhluk laut dengan terjadinya kepunahan ikan dan kehidupan laut lainnya," tuturnya.
Bahkan, menurut Sethi, dengan meletusnya gunung berapi di Bumi secara bersamaan akan memicu iklim yang tak kondusif. Hal ini dikarenakan gunung berapi tersebut melepaskan gas rumah kaca yang dapat menjadikan cuaca sangat panas. (randy sinuraya/net)
Slider[Style1]
Style2
Style3[OneLeft]
Style3[OneRight]
Style4
Style5
Tagged with: Tahukah Anda
About Unknown
This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar